Tampilkan postingan dengan label cerita lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita lucu. Tampilkan semua postingan

Cerita lucu paling baru

0
Cerita lucu yang selalu lucu dan pasti membuat anda tertawa terbahak - bahak


Hari itu, ketika tubuhku pada metabolismenya yang terendah…

Mataku berakomodasi tak percaya…
Benarkah yang tertangkap oleh nervi optici-ku??

Dalam sms mu…
Katamu, akulah nukleus kehidupanmu…
Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP…
Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin…

Sadarkah kau??
Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi fisiologis dan tachycardi
Perintahkan membrana tympani mu mendengar seluruh discuss vertebralis ku berkata…

Setiap cardiac output-ku membutuhkan pacemaker darimu.
Setiap detail gerakan glossus-mu merangsang saraf simpatisku.

Ucapan selamat malammu laksana diazepam…
Ucapan “jangan menangis, sayang”-mu bagaikan valium bagiku…
Dan ketika kau pergi…terasa bagaikan imunosupresi untukku…

=============================================================================

3 Pemuda Mabuk Naik Taksi

Ada Tiga pemuda remaja, Amin, Budi dan Boneng berwisata ke Tanjung Kodok. Boneng berpesan jangan ada yang menginjak kodok, nanti kalau menikah dpt istri jelek.

Kedua temannya tidak percaya,” Itu takhayul”, kata mereka berdua.. di antara ketiganya memang Boneng yg wajahnya paling amburadul.

10 tahun kemudian mereka reuni di rumah Boneng..
Amin yg tiba duluan, melihat istri Amin yg jelek, Boneng berbisik,”Kamu sih Min, kenapa dulu nginjak kodok” Tak lama kemudian Budi juga datang dgn istrinya yg lebih jelek daripada istri Amin..

Boneng berbisik,”Bener kan, habis kamu nginjak 2 ekor kodok sih?” Kemudian mereka berdua tanya,”Mana istrimu Neng?” Masih bikin minuman, ”jawab Boneng. Tak lama kemudian istri Boneng keluar, dan mereka kaget karena istri Boneng cantik spt Luna Maya. Mereka berdua kagum dan memuji kecantikannya.

”Terimakasih, kata istri Boneng.. Mas Boneng memang gak nginjak kodok, saya justru yang nginjak 5 ekor kodok!”

====================================================================


Kakak: “Dik, coba tebak orang apa yang kakinya empat?”

Adik: “Orang lumpuh Kak…”

Kakak: “Salah…!”

Adik: “Orang aneh…”

Kakak: “Salah…!”

Adik: “Orang apa sich emangnya?”

Kakak: “Orang bilang sich kuda, kucing, anjing, dll.”

Adik: “Yeeeeeeeeeee…!”

=============================================================================

Pemuda papua Jatuh Cinta

Seorang pemuda Papua menyatakan isi hatinya pada seorang gadis.

Pemuda : Ade …Kaka mau ade jadi kaka punya pacar. Ade maukah ???

Gadis : Aduh … Ade tara bisa kaka,Soalnya ade msih skolah !!

Pemuda: …OoWw … Kaka kira ade so libur…

hahahahahaaaa:)

==============================================================================

Gara - Gara Pantat

Seorang pria sedang berjalan menuju kantornya, tiba2 seorang anak muncul di hadapannya dan bertanya : “Maaf oom…sekarang jam berapa yah?” pria itu melihat jam tangan dan menjawab “Sekarang jam 9 kurang 15 mnt.”

Si anak tadi bukannya berterima kasih malah katanya,”Tepat jam 9 nanti oom boleh cium pantatku.” sambil melarikan diri.

Pria itu merasa dilecehkan kemudian langsung mengejar anak itu untuk memberinya pelajaran. Ketika sedang mengejar anak itu, seorang teman kantor yg melihatnya menghentikannya.

“Kenapa kau lari2 begitu?” tanya temannya. Sambil menunjuk2 si anak yg udah menjauh, pria itu bercerita dengan geram,”Kurang ajar, anak itu bertanya jam berapa, lalu aku jawab jam 9 kurang 15mnt.e…eh, dia malah bilang tepat jam 9 nanti aku boleh mencium pantatnya….”

Temannya melihat jam tangan lalu berkata,” Jangan kesal begitu! Masih 10 menit lagi kok, ngapain buru2 ??”

=============================================================================

Alasan Mencuri

Kenapa kamu mencuri tape yang ada di dalam mobil?” tanya polisi kepada Buyung, ketika dia diperiksa di kantor polisi.

“saya terpaksa melakukannya, Pak,” jawab Buyung.

“Terpaksa bagaimana? tidak punya uang untuk makan?” tanya Pak polisi.

“Dari pagi saya mencari kantor polisi, tapi tidak ketemu, lalu saya tanya ke teman, ee ee.. malah diam. Ya sudah… supaya sampai ke kantor polisi, saya coba maling tape di mobil. Buktinya saya bisa sampai ke kantor polisi ini.”

“Terus, kenapa kamu mencari kantor polisi segala?”

“Anu, Pak… mau membuat… Surat Keterangan Kelakuan Baik”

Cerita lucu terbaru

0
Nah.. ini dia cerita bagi para orang - orang yang lagi butuh hiburan dan orang - orang yang lagi stress mikirin hal yang rumit..

Coba baca cerita lucu ini. Semoga para pembaca bisa terhibur dengan cerita lucu di bawah ini



Jadi anggota DPR saja

Seorang anak SMP sedang mengobrol santai dengan ayahnya di sebuah halaman rumahnya.

Bapak: "Kenapa kamu pengen banget jadi pramugara?"

Anak: "Biar bisa jalan-jalan terus, baik di dalam negeri ataupun ke luar negeri, Pak."

Bapak: "Wah, kalau cuman pengennya agar bisa jalan-jalan ke luar negeri jadi anggota DPR saja."

==================================================================

Beda nya kiayi dengan polisi

Seorang Kiai mendatangi sebuah bengkel mobil milik Jono di daerah Jakarta Selatan, setelah selesai service mobilnya pak kiai bertanya,

“Berapa yang harus saya bayar?”, tanya Pak Kiai kepada Jono

Jono menjawab “Oh tidak perlu pak, saya senang kok membantu pak kiai apalagi pak kiai orang baik dan suka menyebarkan dakwah ajaran agama”.

Esoknya Jono mendapatkan kiriman 12 buku-buku agama dari pak kiai tersebut sebagai ucapan rasa terima kasih.

Keesokan harinya seorang polisi mendatangi bengkel mobil yang sama, setelah selesai di service mobilnya, dia bertanya,

“Berapa yang harus saya bayar?”, tanya polisi itu kepada Jono.

Jono menjawab “Oh tidak perlu pak, saya senang membantu orang yang telah bersedia melayani masyarakat seperti bapak”.

Esoknya dia mendapatkan kiriman 12 kue donat dari polisi tersebut sebagai ucapan terima kasih.

Keesokan harinya lagi seorang anggota DPR mendatangi bengkel mobil milik Jono juga, setelah selesai di service mobilnya dia bertanya,

“Berapa yang harus saya bayar?

Jono menjawab “Oh tidak perlu pak, saya senang melayani orang yang telah bersedia mengabdi pada bangsa dan melayani negara ini”.

Esoknya lagi Jono melihat 20 mobil milik anggota DPR lainnya mengantri di depan bengkel mobilnya Jono.

Nahh gimana, sekarang udah agak mendingan kan stress ny...Jika pengen ngilangin stress lagi, tunggu aja cerita lucu berikutnya...

Cerita Abu Nawas

0

Siapa yang tidak tahu tentang cerita dari timur tengah. Cerita ini menceritakan seorang manusia yang bernama Abu Nawas.
Siapakah Abu Nawas?
Tokoh yang dinggap badut namun juga dianggap ulama besar ini — sufi, tokoh super lucu yang tiada andingnya ini aslinya orang Persia, yang dilahirkan pada tahun 750 M di Ahwaz meninggal pada tahun 819 M di Baghdad.
Suatu hari Abu Nawas mengembara ke Bashra dan Kufa. Di sana ia belajar bahasa Arab dan bergaul rapat sekali dengan orang-orang badui padang pasir. Karena pergaulannya itu ia mahir bahasa Arab dan adat istiadat dan kegemaran orang Arab”, la juga pandai bersyair, berpantun dan menyanyi. la sempat pulang ke negerinya, namun pergi lagi ke Baghdad bersama ayahnya, keduanya menghambakan diri kepada Sultan Harun Al Rasyid Raja Baghdad. Mari kita mulai kisah penggeli hati ini. Bapaknya Abu Nawas adalah Penghulu Kerajaan Baghdad bernama Maulana.
Pada suatu hari ada beberapa orang utusan dari Sultan Harun Al Rasyid datang menemui Abu Nawas. “Hai Abu Nawas kau dipanggil Sultan untuk menghadap ke istana.” kata wazir utusan Sultan. “Buat apa sultan memanggilku, aku tidak ada keperluan dengannya.”jawab Abu Nawas dengan entengnya seperti tanpa beban. “Hai Abu Nawas kau tidak boleh berkata seperti itu kepada rajamu.” “Hai wazir, kau jangan banyak cakap. Cepat ambil ini kudaku ini dan mandikan di sungai supaya bersih dan segar.” kata Abu Nawas sambil menyodorkan sebatang pohon pisang yang dijadikan kuda-kudaan. Si wazir hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Abu Nawas. “Abu Nawas kau mau apa tidak menghadap Sultan?” kata wazir “Katakan kepada rajamu, aku sudah tahu maka aku tidak mau.” kata Abu Nawas. “Apa maksudnya Abu Nawas?” tanya wazir dengan rasa penasaran. “Sudah pergi sana, bilang saja begitu kepada rajamu.” sergah Abu Nawas sembari menyaruk debu dan dilempar ke arah si wazir dan teman-temannya. Si wazir segera menyingkir dari halaman rumah Abu Nawas. Mereka laporkan keadaan Abu Nawas yang seperti tak waras itu kepada Sultan Harun Al Rasyid. Dengan geram Sultan berkata,”Kalian bodoh semua, hanya menghadapkan Abu Nawas kemari saja tak becus! Ayo pergi sana ke rumah Abu Nawas bawa dia kemari dengan suka rela ataupun terpaksa.” Si wazir segera mengajak beberapa prajurit istana. Dan dengan paksa Abu Nawas di hadirkan di hadapan raja. Namun lagi-lagi di depan raja Abu Nawas berlagak pilon bahkan tingkahnya ugal-ugalan tak selayaknya berada di hadapan seorang raja. “Abu Nawas bersikaplah sopan!” tegur Baginda. “Ya Baginda, tahukah Anda….?” “Apa Abu Nawas…?” “Baginda… terasi itu asalnya dari udang !” “Kurang ajar kau menghinaku Nawas !” “Tidak Baginda! Siapa bilang udang berasal dari terasi?” Baginda merasa dilecehkan, ia naik pitam dan segera memberi perintah kepada para pengawalnya. “Hajar dia ! Pukuli dia sebanyak dua puluh lima kali”
Wah-wah! Abu Nawas yang kurus kering itu akhirnya lemas tak berdaya dipukuli tentara yang bertubuh kekar. Usai dipukuli Abu Nawas disuruh keluar istana. Ketika sampai di pintu gerbang kota, ia dicegat oleh penjaga. “Hai Abu Nawas! Tempo hari ketika kau hendak masuk ke kota ini kita telah mengadakan perjanjian. Masak kau lupa pada janjimu itu? Jika engkau diberi hadiah oleh Baginda maka engkau berkata: Aku bagi dua; engkau satu bagian, aku satu bagian. Nah, sekarang mana bagianku itu?” “Hai penjaga pintu gerbang, apakah kau benar-benar menginginkan hadiah Baginda yang diberikan kepada tadi?” “lya, tentu itu kan sudah merupakan perjanjian kita?” “Baik, aku berikan semuanya, bukan hanya satu bagian!” “Wan ternyata kau baik hati Abu Nawas. Memang harusnya begitu, kau kan sudah sering menerima hadiah dari Baginda.” Tanpa banyak cakap lagi Abu Nawas mengambil sebatang kayu yang agak besar lalu orang itu dipukulinya sebanyak dua puluh lima kali.Tentu saja orang itu menjerit-jerit kesakitan dan menganggap Abu Nawas telah menjadi gila. Setelah penunggu gerbang kota itu klenger Abu Nawas meninggalkannya begitu saja, ia terus melangkah pulang ke rumahnya. Sementara itu si penjaga pintu gerbang mengadukan nasibnya kepada Sultan Harun Al Rasyid.
“Ya, Tuanku Syah Alam, ampun beribu ampun. Hamba datang kemari mengadukan Abu Nawas yang teiah memukul hamba sebanyak dua puluh lima kali tanpa suatu kesalahan. Hamba mohom keadilan dari Tuanku Baginda.” Baginda segera memerintahkan pengawal untuk memanggil Abu Nawas. Setelah Abu Nawas berada di hadapan Baginda ia ditanya.”Hai Abu Nawas! Benarkah kau telah memukuli penunggu pintu gerbang kota ini sebanyak dua puluh lima kali pukulan?” Berkata Abu Nawas,”Ampun Tuanku, hamba melakukannya karena sudah sepatutnya dia menerima pukulan itu.” “Apa maksudmu? Coba kau jelaskan sebab musababnya kau memukuli orang itu?” tanya Baginda. “Tuanku,”kata Abu Nawas.”Hamba dan penunggu pintu gerbang ini telah mengadakan perjanjian bahwa jika hamba diberi hadiah oleh Baginda maka hadiah tersebut akan dibagi dua. Satu bagian untuknya satu bagian untuk saya. Nah pagi tadi hamba menerima hadiah dua puluh lima kali pukulan, maka saya berikan pula hadiah dua puluh lima kali pukulan kepadanya.” “Hai penunggu pintu gerbang, benarkah kau telah mengadakan perjanjian seperti itu dengan Abu Nawas?” tanya Baginda. “Benar Tuanku,”jawab penunggu pintu gerbang. “Tapi hamba tiada mengira jika Baginda memberikan hadiah pukulan.”"Hahahahaha IDasar tukang peras, sekarang kena batunya kau!”sahut
Baginda.”Abu Nawas tiada bersalah, bahkan sekarang aku tahu bahwa penjaga pintu gerbang kota Baghdad adalah orang yang suka narget, suka memeras orang! Kalau kau tidak merubah kelakuan burukmu itu Sungguh aku akan memecat dan menghukum kamu!” “Ampun Tuanku,”sahut penjaga pintu gerbang dengan gemetar. Abu Nawas berkata,”Tuanku, hamba sudah lelah, sudah mau istirahat, tiba-tiba diwajibkan hadir di tempat ini, padahal hamba tiada bersalah. Hamba mohon ganti rugi. Sebab jatah waktu istirahat hamba sudah hilang karena panggilan Tuanku. Padahal besok hamba harus mencari nafkah untuk keluarga hamba.” Sejenak Baginda melengak, terkejut atas protes Abu Nawas, namun tiba-tiba ia tertawa terbahak-bahak, Hahahaha…jangan kuatir Abu Nawas.” Baginda kemudian memerintahkan bendahara kerajaan memberikan sekantong uang perak kepada Abu Nawas. Abu Nawas pun pulang dengan hati gembira. Tetapi sesampai di rumahnya Abu Nawas masih bersikap aneh dan bahkan semakin nyentrik seperti orang gila sungguhan

Cerita lucu terbaru tahun 2011

0
Dilarang merokok

Kabar mengenai larangan merokok yang diserukan oleh MUI sudah tersebar luas di semua kalangan masyarakat.
Dalam fatwa tersebut mengatakan bahwa aktivitas merokok itu adalah haram.
Kemudian di sebuah pedesaan terpencil ada seorang pemuda yang sedang ngopi di warung dan datanglah seorang teman yang berpakaian rapi menghampirinya.
 
”Kamu ini masih kenceng banget merokoknya. Apa kamu tidak tahu kalau merokok itu sekarang dianggap haram?” temannya yang berpakaian rapi itu bertanya pada Kirman.

”Katanya MUI sih begitu” jawab Kirman.

”Apa sekarang ini kamu tidak setuju dengan larangan itu?” tanya temannya.

”Lhoo saya setuju itu...saya itu sangat setuju. Bahkan saya sangat setuju kalau pabrik-pabrik rokok itu

dibakar saja” jawab Kirman dengan penuh meyakinkan.

”Kalau kamu setuju kenapa kamu masih membakar rokok itu?”

”Karena saya tidak mampu membakar pabrik-pabrik rokok itu, maka jalan keluarnya aku bakar rokoknya satu-satu”

===============================================================================

Dicicil setiap bulan

Alkisah ada sepasang kekasih yang saling mencintai.
Tanpa diduga sebelumnya, sang cewek mengalami kecelakaan hebat dan banyak darah yang dikeluarkannya.

Sang cewek butuh donor darah dan tentu saja sang cowok dengan ikhlas memberikan darahnya kepada kekasihnya itu.

Setelah beberapa minggu kemudian, sang cewek sehat kembali.

Namun beberapa bulan kemudian, terjadi pertengkaran yang cukup sengit di antara mereka berdua.

Cowok : "Dasar loe gak tau diri!"
Cewek : "Loe tuh yang gak tau diri! Jadi mau loe apa sekarang?"
Cowok : "Gue minta balik darah yang pernah gue donor ke loe!"

Tanpa basa-basi, sang cewek seketika melepas pembalutnya dan melemparnya ke muka sang cowok.
=================================================================================

Perampok yang bodoh

Seorang pria memasuki sebuah toko dan mendekati posisi kasir. Tiba-tiba pria tersebut mengeluarkan senjata pistol dan menodongkan tepat di depan kepala kasir tersebut.

Kasir tersebut tampak gemetar mengetahui pistol tepat berada di depan pandangan matanya dan si perampok tampak garang sambil bentak-bentak kasir untuk memasukan uang ke dalam tasnya.

Perampok : "Masukkan semua uangnya ke dalam tas ini! Cepat!!! "

Kasir : "Iii.iiyaa..."

Pada saat masih menunggu kasir memasukkan uang ke dalam tas, si perampok melihat ada minuman keras Vodka di belakang kasir tersebut.

Perampok : "Woooi!!!"

Kasir : "Yaaa.. tinggal sebentar kok!"

Perampok : "Aaaah... ambilkan botol vodka di belakang kamu!!"

Melihat wajah si perampok yang masih berwajah imut, si kasir merasa tidak percaya kalau umurnya sudah berusia diatas 21 tahun.
Kasir : "Umur kamu belum 21 tahun khan?"

Perampok : "Heei aku ini sudah 21 tahun!!!"

Kasir : "Aah nggak percaya kamu pasti belum berusia 21 tahun"

Setelah saling bersitegang dengan kasir yang tidak percaya dengan dirinya, akhirnya si perampok mengeluarkan KTP-nya agar si kasir mempercayai omongannya bahwa dirinya sudah berumur lebih dari 21 tahun.

Dengan seksama si kasir membaca KTP tersebut dengan hati-hati dan ternyata memang si perampok ini usianya sudah lebih dari 21 tahun.

Perampok : "Benar khan... kamu ini di bilangin ngotot mulu sih!"

Kasir : "Iya.Ini botol vodka-nya dan ini tas yang berisi uang"

Perampok lari keluar setelah berhasil merampok toko tersebut.

Dua jam kemudian ia ditangkap setelah dia menelepon polisi dengan nama dan alamat lengkap dari si perampok.